Postingan kali ini mungkin rada anget ya. Persahabatan, pertemanan, dan sebagainya tanpa disadari itulah yang bikin kita merasa hidup. Itulah yang bikin hidup kita makin berwarna. Sahabat itu bukan cuma buat temenan doang, tapi juga tempat dimana bisa menjadi tempat penghilang jenuh.
Dan sekarang gue akan mengutarakan hangatnya persahabatan versi gue. Ternyata indah banget bro. Kenangan bersama sahabat itu seakan sesuatu yang bakalan diingat sampai masa tua. Dan bahkan sahabat bisa bikin lupa diri, bisa bikin ga peduli selama merasa itu nyaman untuk diri sendiri, berani ketawa ngakak bareng temen-temen di depan orang spesial misalnya.
Menurut gue sahabat yang lebih baik dari siapapun itu cuma saudara gue. Kakak dan Adik gue. Mereka udah kayak saudara sekaligus sahabat bagi gue. Ga ada orang lain yang punya pikiran sama dengan gue selain mereka.Ya.. walaupun cerita tentang mereka lain lagi.
Sahabat gue sebagian besar teman sekolah gue. Mereka yang selalu bikin gue semangat dan lupa akan semua masalah gue. Walaupun kadang ada banyaak banget hal yang bikin gue juga kesel sama mereka. Kadang gue selalu punya pikiran jelek sama mereka. Tapi kok untuk ngejauh selama beberapa menit dari mereka kok rasanya kayak es campur tanpa es ya? Es campur butuh es biar disebut es campur. Berarti gue merasa kayak es campur tanpa es kalo ngejauh dari mereka. Beda nama dan aslinya. Berarti harusnya nama gue itu "campur", ga ada "es"-nya.
Alhasil gue nyadar lagi, kita udah akrab, semua hal yang udah biasa, kecil, sepele pula yang bikin perpecahan itu jangan dibikin jadi besar. Ujung-ujungnya, mereka butuh juga sama gue, gue juga butuh sama mereka. Butuh untuk menjadi teman lagi, bukan yang kata anak sekarang dateng kalo ada butuhnya.
Mau mereka alay-nya separah pasien RSJ, suka bohong, konyol abis, cacat fisik/mental, nyebelin, manja, keras kepala, susah dibilangin, ambekan, suka nyindir.. dan lain-lain, gue tetep temen mereka. Gue kenal sama mereka dan kita kenal deket. Lagi-lagi, itu semua karna kita bukan makhluk yang sempurna. Berarti untuk menjadi sempurna, kita harus sama-sama memperbaiki diri. Saling melengkapi. Itu yang namanya persahabatan.
Seberapa berartinya seorang sahabat untuk hidupmu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar